Perbedaan Perusahaan Jasa Dengan Perusahaan Dagang

Perbedaan Perusahaan Jasa Dengan Perusahaan Dagang

Jika Anda pernah melihat unit bisnis skala besar seperti Perseroan Terbatas (PT) atau Commanditaire Vennootschap (CV), itulah model nyata dari sebuah perusahaan. Jenis-jenis perusahaan yang dahulu masih sedikit, kini juga semakin berkembang. Dua jenis perusahaan yang paling terkenal adalah perusahaan jasa dan perusahaan dagang.

Ada cukup banyak perbedaan di antara kedua jenis perusahaan tersebut, mulai dari konsentrasi produksi, sistem akuntansi, sistem pengelolaan, dan lain sebagainya. Perbedaan keduanya pun juga sering dibahas sebagai suatu ilmu pada bidang studi manajemen di perkuliahan, atau sebagai basic ilmu mahasiswa ekonomi.

Dan memang, mengetahui berbagai perbedaan di antara keduanya adalah suatu hal yang penting. Jika Anda berminat mengetahui jawabannya, segera tuntaskan artikel ini hingga akhir.

Perbedaan Perusahaan Jasa Dengan Perusahaan Dagang

Sebelum mendirikan sebuah perusahaan, memang ada baiknya jika kita mengenal dasar perbedaan antara jenis perusahaan yang satu dengan lainnya. Kali ini, kami akan membahas mengenai perbedaan perusahaan yang bergerak di bidang jasa dengan perusahaan dagang.

Mengapa penting mengetahui perbedaan tersebut? Karena memang perbedaan di antara keduanya mengambil alih fokus dari kedua jenis perusahaan tersebut. Sehingga calon pengusaha diharapkan mampu mengerti tentang seluk beluk perusahaan bidang jasa dan perusahaan dagang.

Jika ditilik asal-usulnya, perusahaan yang bergerak di bidang jasa dan perdagangan merupakan basic dari semua jenis perusahaan yang ada saat ini. Berikut ini perbedaan dari kedua jenis perusahaan tersebut yang perlu Anda simak :

Perusahaan di bidang jasa

Perusahaan yang bergerak di bidang jasa pada umumnya disebut sebagai  jenis perusahaan jasa. Jenis perusahaan yang satu ini sangat banyak bentuk real-nya di negara kita, serta di dunia pada umumnya. Ada banyak sekali jenis perusahaan yang bergerak di bidang jasa, diantaranya jasa transportasi, jasa medis, jasa pendidikan, dan masih banyak lainnya.

Berikut ini karakteristik dari perusahaan yang bergerak di bidang jasa :

●  Tidak menjualkan produk nyata, akan tetapi berupa jasa
Contohnya, perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi seperti Gojek. Mereka tidak menjualkan barang nyata, akan tetapi mereka menjual jasa antar jemput orang, barang, atau food and beverages kepada para klien.

●  Tujuan perusahaan jenis ini adalah memperoleh keuntungan sesuai target
Perusahaan yang bergerak di bidang jasa biasanya agak kesulitan menerapkan harga untuk layanan mereka, karena dipengaruhi faktor tak kasat mata. Contohnya: kepuasan pelanggan. Untuk itu, mereka berusaha menetapkan harga layanan paling terjangkau namun tetap bisa mendatangkan keuntungan sesuai target.

●  Memiliki barang inventaris, namun tidak untuk kepentingan komersil
Perusahaan yang bergerak di bidang jasa selalu memiliki barang untuk inventaris kantor. Contohnya, agensi kepenulisan pasti memiliki barang yang dibutuhkan untuk memproduksi layanan jasa seperti laptop, jaringan internet, dan lainnya. Namun begitu, barang tersebut hanya untuk kepentingan pekerjaan, bukan untuk diperjualbelikan.

●  Akuntan perusahaan tidak perlu pembuatan laporan Harga Pokok Produksi (HPP)
Laporan Harga Pokok Produksi adalah laporan yang dipergunakan untuk mencatat pergerakan biaya yang berada di sekitar barang yang diproduksi. Nah, pada perusahaan bidang jasa, laporan HPP tidak perlu dilaporkan oleh akuntan. Karena memang tidak ada HPP untuk layanan jasa yang diproduksi perusahaan jenis ini.

Berbagai kelemahan dari jenis perusahaan yang bergerak di bidang jasa adalah sebagai berikut :
1.    Perusahaan yang bergerak di bidang jasa memiliki tingkat persaingan cukup tinggi.

2.    Jika memang kurang memiliki testimoni, perusahaan yang bergerak di bidang jasa tidak banyak dipercaya klien.

3.    Strategi pemasaran yang dilakukan memang beragam, namun kurang bisa melakukan ekspansi seperti perusahaan dagang.

2.   Perusahaan di bidang perdagangan
Perusahaan dagang adalah jenis badan usaha yang bergerak di bidang perdagangan. Jenis perusahaan ini bisa dibilang sebagai jenis badan usaha yang paling lama dibentuk dalam sejarah dunia. Berikut ini karakteristik dari perusahaan bidang perdagangan :

●  Adanya persediaan barang jadi pada gudang perusahaan
Pada perusahaan dagang ada persediaan barang jadi pada gudang yang selalu siap untuk didistribusikan kepada pelanggan. Barang jadi yang telah diproduksi pun juga telah melalui proses penghitungan sehingga sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan pihak manajemen.

●  Adanya sistem HPP (Harga Pokok Produksi) untuk setiap unit barang
Pada perusahaan perdagangan, HPP atau Harga Pokok Produksi sangat wajib hukumnya. HPP untuk perusahaan dagang sangat berguna untuk menghitung laba rugi yang akan didapatkan oleh perusahaan.

●  Tujuan dari perusahaan adalah melakukan penjualan kembali
Perusahaan dagang adalah jenis perusahaan yang menjualkan kembali barang yang diperoleh dari perusahaan lain, dengan maksud memperoleh keuntungan. Proses reselling ini tidak disertai dengan tindakan merubah bentuk dari produk yang bersangkutan.

●  Tidak perlu adanya laporan HPP
Laporan HPP yang biasanya ada pada perusahaan manufaktur, biasanya tidak disertakan dalam laporan keuangan perusahaan dagang.

●  Memiliki mitra dengan para pemasok
Karakteristik dari perusahaan dagang lainnya adalah memiliki mitra para pemasok. Biasanya perusahaan akan berusaha mempertahankan kerjasama tersebut sebaik mungkin untuk mendapatkan barang dengan harga awal yang terbaik.

Perusahaan dagang tentu saja memiliki berbagai kelemahan, seperti berikut ini :
1. Memerlukan tempat yang cukup besar untuk memajang barang dagangan atau display.
2. Memerlukan gudang penyimpanan untuk persediaan bahan baku maupun barang jadi.
3. Memerlukan proses distribusi yang rumit dan melibatkan banyak pihak.

Dari perbedaan antara perusahaan yang bergerak di bidang jasa dengan perusahaan perdagangan, Anda pastinya sudah bisa menggambarkan dengan jelas beda antara keduanya.

Dengan perbedaan tersebut, sudah jelas jika perusahaan jasa dan perusahaan perdagangan memiliki poin unggul tersendiri. Jika Anda berniat untuk membangun salah satunya, coba untuk membandingkan mana yang lebih unggul. semoga berhasil!

Posting Komentar untuk "Perbedaan Perusahaan Jasa Dengan Perusahaan Dagang"